Rabu, 16 Mei 2012

Cerpen : Pertemuan Kedua yang Tak Terduga

Hari ini tanggal 16 Mei 2012, aku ada kegiatan yoga disekolahku. Tadi siang aku janji dengan teman-temanku, jikalau aku tidak akan datang yoga. Memang sich ketika kubuat janji itu aku ragu. nah, saat jam 3 sore kulirik hapeku dan kutemukan sebuah pesan singkat dari temanku yang berbeda kelas denganku yang menanyakan jam berapa yoga dimulai. Aku menjawabnya, dari sanalah keyakinanku untuk datang yoga semakin kuat. Cerita singkatnya akhirnya aku mengsms adik kelasku yang kemarin datang yoga, kutanyakan benarkah hari ini mengambil nilai yoga. Dengan pasti dia menjawab, "iya kak." Aku menjadi semakin bimbang antara datang dan tidak. Akhirnya aku bertanya kepada teman sekelasku yang bisa dibilang cukup rajin buat ikut sebuah event. Dia juga bimbang. Akhirnya aku menghasutnya untuk datang yoga. Ternyata tak sulit datang yoga. Setelah menghasut temanku itu. Di rumahku aku kelabakan. Well, kebetulan juga hari ini adalah hari budha kliwon ugu (hari rayanya umat Hindu), aku belum mebanten (menghaturkan sesajen untuk para Dewa), bersyukurnya aku memiliki seorang adik yang memahami betul kondisiku. Akhirnya aku hanya mebanten di pura Bedugul saja, sementara dirumah adikku.
Yang bikin malu waktu aku mebanten adalah, aku tak menyadari jika kambenku itu mebalapan (tidak sama satu sama lainnya). Tapi, untungnya tak ada orang yang menyadarinya. Singkat cerita seusai mebanten, aku segera berangkat menuju kesekolahku. Aku kesal sekali saat aku melewati ujung jalan rumahku. Aku harus menyebrang jalan yang sangat ramai. Aku hampir berputus asa ketika aku melihat kendaraan tak putus-putusnya lewat dihadapanku. Begitu melihat banyak kendaraan lewat, maklum jam pulang kerja,  nyaliku untuk nyebrang langsung menciut (maklum aku belum terlalu mahir naik motor). Saat aku hampir berputus asa, tiba-tiba saja datang seorang panegran yang menolongku. Saat kumenoleh kearahnya, aku langsung tersadar dia adalah Tn. Matchesku. Tn. Matchesku adalah orang yang kujumpai tiga tahun yang lalu saat aku sedang bersembahyang dibanjarku dalam rangka tilem sasih kesanga. Dia juga sempat menoleh kearahku. Debur bahagia menghinggapi diriku. Akhirnya aku mengikutinya agar bisa menyebrang.

Nah ketika aku sudah bisa menyebrang, kurasakan hormon GMF dan Neotropinku melimpah dalam darah. Bibirku tak henti-hentinya tersenyum. Pikiranku terus berlari menuju bayangannya yang hanya dalam hitungan menit berlalu entah kemana. Sayang sekali ternyata dia dan aku berbeda jalur. Aku bersyukur aku bisa tiba di sekolahku tercinta dengan selamat. Begitu sampai dikelasku, aku agak kesal temanku tak ada yang datang. Akhirnya aku menunggu temanku datang dengan membayangkan Tn.Matchesku. Entah mengapa aku tak ingin memarahi temanku itu, begitu dia tiba, padahal biasanya aku ngoceh kalau dikerjain sama temenku. Mungkin karena Tn.Matchesku sedang menguasai suasana hatiku.

Yang lebih parah lagi, ketika guru yogaku memberi instruksi yang harus dilakukan, misalnya aja waktu aku disuruh membayangkan cahaya ditengah keningku, aku malah membayangkan Tn.Matchesku mulai dari pertemuan pertama kami hingga kejadian tadi. Bahkan ketika tes yoga, aku tak berkonsentrasi, pikiranku terus berlari mencoba mengejarnya. Pokoknya hari ini, aku ngerasa lucu banget. Bayangkan saja, baru tadi siangnya waktu sepulang sekolah kira-kira pukul 13.30, tiba-tiba saja pikiranku terlintas tentangnya. Yah, ternyata sore harinya aku bertemu dengannya. Ini sebuah kebetulan semata atau memang sebuah takdir, aku tak tau.

Pertemuan pertama kami jauh lebih lucu, ketika itu aku dan adikku sedang mengikuti sebuah upacara dibanjarku. Tn.Matchesku itu duduk disebelahku bersama dengan kakaknya. Adikku sibuk dengan hapenya, sms'n mungkin dengan teman perempuannya, begitu pula dengan kakak Tn.Matchesku. Sementara aku dan Tn.Matchesku hanya duduk diam sambil sesekali mengganggu saudara kami. Aku hanya duduk diam, sementara dia memainkan sebuah korek dari batang pinus mungkin biar gak bosen.  Sayangnya, hingga upacaranya selesai aku tak tau namanya. Makanya aku bilang dia itu Tn.Matches. Dulunya aku suka dateng keacara muda-mudi banjarku dengan harapan bisa bertemu lagi dengannya. Namun, ternyata aku tak pernah bisa bertemu dengannya, makanya aku memutuskan untuk berhenti terus mencarinya.

Hingga sejak pertemuan yang tak terduga tadi, aku sadari jika aku ngotot bertemu dengannya, maka aku takkan bertemu dengannya. Oleh, karena itu, aku takkan ngotot dan bertindak ekstrim agar tau siapakah gerangan Tn.Matchesku.. Kalau memang jodoh gak kan kemana kan? Lagunya Ten 2 Five yang "Hanya Untukmu" pas banget buat ngungkapin perasaanku hari ini. Inikah rasanya bila kusedang jatuh cinta, setiap hela nafas ku bahagia . . . :)