Kamis, 17 April 2014

EPSILON KELAS PALING NAIF

Hari ini temen - temen kuliahku mengecewakanku (meskipun gak semuanya, tapi rata - rata sih iya), mereka membunuh karakter yang sudah bersusah payah aku tumbuhkan dalam diriku sejak aku duduk di bangku kuliah.
Hari ini mereka tega sama aku. Mereka tau soal kuis matematika diskrit, tapi gak ada satupun dari mereka yang ngasi tau aku. Bukan soal matematika disktriknya yang sebenarnya ngebuat aku kecewa berat. Tapi ada hal lain yang menyinggung perasaanku.

Baru kemarin Selasa, 15 April 2014 temen - temenku ini pada sibuk ngebahas masalah kebersamaanlah, kekompakanlah. Itu sumber kekecewaanku. Sepertinya sih aku yang kelewat bego ngartiin kebersamaan dan kekompakan yang mereka maksud. Padahal aku kira, kekompakan dan kebersamaan yang mereka omongin itu berlaku untuk segala situasi dan kondisi (terkecuali untuk kondisi ujian, itu sih aku bisa maklum). Atau jangan - jangan mereka sengaja cuma ngulur waktu ngomongin itu waktu hari selasa, soalnya Mega ultah. Ah, betapa bodohnya aku. Aku yang salah menilai mereka dan ekspektasiku yang terlalu tinggi.
Sing kene sing carane metimpal bro,,,
Yen aku maan soal, pang kalian masih ngelah nawang.
Tapi, yen kalian ngelah adi sing nyak maang aku sih?
Oke yen kene caran kalian memperlakukanku, aku masih bisa.

Selasa, 15 April 2014

Duniaku berubah lagi guys,
Tetapi aku masih saja sendiri menapaki jalan yang semakin sulit kupijak dengan kaki kecil ini
Aku terus melangkah dan melangkah, tanpa tau di mana aku harus berhenti
Karena memang yang aku tau aku hanya harus melangkah
Tidak peduli melangkah ke depan, ke belakang atau ke arah lainnya
Dan dalam setiap langkah ini
Entah berapa kali aku melewatkan sesuatu
Tanpa ku sadari pula acap kali aku melewatkan berbagai fenomena
Dan asa yang kian tak tau arah itu kian menyiksa diri
Hanya  kesedihan dan derai air  mata yang seolah menjadi kawan yang paling setia
Aku lelah melangkah sendiri
Aku merindukan ia yang pernah menggenggam tangan ini saat terjatuh
Aku merindukan tuturan kata yang memintaku untuk berhenti sejenak
Paling tidak aku menginginkan seseorang  untuk selalu melangkah bersamaku
Aku ingin bertemu orang lain dan  jatuh cinta lagi