Kamis, 13 November 2014

Rindu Kamu

Aku berterima kasih kepadamu untuk berbagi duniamu kepadaku selama beberapa tahun kebersamaan kita. Tetapi, kini aku menyadari tanpa kehadiranmu di sampingku, dunia itu menjadi fana. Aku merasa sejak kamu meninggalkanku sendiri dan memberiku duniamu itu, aku hanya berpura-pura mampu hidup dalam duniamu itu. Aku tidak bisa menjadi diriku sendiri saat kamu tidak ada. Sekarang aku ingin menyerah akan dunia yang semakin tidak bisa menyiksaku itu. Hey, aku terjatuh lagi, dan sekarang aku tak lagi mampu bertahan. Aku ingin kembali pada dunia sebelum kamu hadir di hidupku. Aku tak sanggup menjalani dunia itu sendirian. Hatiku terus menerus terasa sakit dan luka itu kian mengangga tanpa kamu di sini. 
Aku terjebak dalam trauma kehilangan kamu, hingga aku tak mau membiarkan orang lain mendampingi dunia yang kau tinggalkan itu. Telah puluhan kali kucoba menerima dan belajar menyayangi orang lain, tetapi selalu hasilnya nihil. Aku masih saja memandang kamu seorang. Aku tak bisa melampiaskan kecewa pada orang lain, aku tak bisa memaafkan kebodohan yang kulakukan padamu. Hey, yang di sana, aku kesepian di sini. Aku merindukan kamu, hadirmu, tawamu bahkan segala candaan yang dulu selalu membuatku kesal. Hey, aku benci melihat kamu bersama dia, aku masih tidak ikhlas kamu bahagia bersama orang lain dan bukan bersamaku lagi. Hey, aku menyesali segalanya tentangmu dan tentang kita dulu, aku menyesali atas ketakutanku memperjuangkan kamu.
Hey, bisakah kamu melihatku sekarang. Aku hancur berkeping-keping, hanya aku masih berpura-pura semuanya masih baik-baik saja. Keceriaan itu mulai perlahan-lahan memudar, tawa itu tak lagi menghiasi bibir mungilku. Kini, semua mulai terganti dengan dengan luka dan air mata. Entah berapa banyak yang sudah tumpah, aku rasa tak kan mampu terhitung. Hanya satu hiburanku, melihat tawa dari murid-muridku yang acap kali menggodaku. Aku rasa tak ada lagi alasan untuk bertahan di sini, semakin lama aku diam di sini aku hanya merasa lingkunganku tak lagi bersahabat denganku.Hay, aku merindukanmu.

Minggu, 26 Oktober 2014

Selamat Ulang Tahun

Hey, apa kabar kamu yang di sana?
Apakah semua berjalan baik-baik saja?
Hey, aku di sini masih sama seperti saat pertama kali aku meninggalkan kamu,
Selalu sendiri seperti biasanya,
Hey, aku menyesali setiap kata-kata pedas yang terlontar dari mulutku padamu, aku menyesali setiap tindakan kasar yang pernah kulakukan padamu, aku menyesali setiap pukulan keras yang kulayangkan padamu. Aku menyesali setiap sms yang menyakitkan yang kukirimkan untukmu. Aku menyesali tak pernah membalas salam yang kau kirimkan padaku seperti harapanmu.
Hey, andai waktu kembali ke masa di mana aku dan kamu masih berada di dimensi yang sama, masih berada di satu sekolah dan di ruang yang sama. Aku ingin memperlakukan kamu dengan lebih baik, aku ingin mengisi setiap kenangan kita dengan segala hal yang indah. Aku ingin menghabiskan setiap waktu kita bersama-sama.
Hey, aku ingin tahu, bilamana kini kamu masih di sisiku. Kadang kala terbersit dalam benakku, membawamu kembali. Tetapi, kemudian aku tersadar bahwa masaku bersama kamu telah usai.
Hey, kamu yang hari ini berulang tahun. Aku masih sama seperti 6 tahun yang lalu, aku ingin menghampiri kamu dan menjabat tanganmu seraya berucap "selamat ulang tahun" serta membisikimu sebingkis doa. Tetapi, masih seperti dulu, aku malu menampakkan wajahku di hadapanmu. Aku tidak percaya diri untuk bersaing bersama mereka yang lebih indah dariku yang selalu mengelilingimu. Aku masih seperti dulu, berusaha bersibuk-sibuk ria, berpura-pura tak tahu hari ulang tahunmu.
Tapi, hey tahukah kamu aku selalu mencuri-curi pandang padamu, menatap kamu sembunyi-sembunyi sambil sibuk memutar otak menyusun rangkaian kata indah"selamat ulang tahun" yang pada akhirnya tak pernah kuucap dan tak pernah kau dengar. Karena hanya ada satu alasan, aku menyayangimu, tetapi mereka mencintaimu.
Tapi, hey percayalah, tak sedetikpun di hari ulang tahunmu, aku tak mengucap syukur dan tak mendoakan kamu. Aku selalu mengingatmu dan selalu mendoakan kamu mendapatkan yang terbaik dalam hidupmu.



Hey, yang terakhir dariku. Selamat Ulang Tahun "Hermawan" Om Dhirgayurastu Tad Astu Astu Swaha. 

Sabtu, 25 Oktober 2014

Merindukanmu by D'Masiv

Saat aku tertawa diatas semua
Saat aku menangisi kesedihanku
Aku ingin engkau selalu ada
Aku ingin engkau aku kenang
Reff :
Selama aku masih bisa bernafas
Masih sanggup berjalan kukan slalu memujamu
Meski ku tak tahu lagi engkau ada dimana
Dengarkan aku kumerindukanmu
Saat aku mencoba merubah segalanya
Saat aku meratapi kekalahanku

Aku ingin engkau selalu ada
Aku ingin engkau aku kenang

Back to reff :